FLEKSIBEL

Bacaan: Amsal 8:1-36

Padaku ada nasihat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan.- Amsal 8:14

Seorang pria masuk ke sebuah bank untuk melakukan sebuah transaksi. Sang teller minta maaf sambil menjelaskan bahwa transaksi itu tidak dapat dilakukan karena petugas yang bersangkutan sedang berhalangan. Maka pria ini pun siap-siap pergi sambil meminta teller tersebut memvalidasi resi parkirnya. Hanya saja dengan tegas sang teller mengatakan bahwa kebijakan bank mereka tidak mengijinkan validasi parkir kalau nasabah tidak bertransaksi. Pria ini mohon dispensi karena toh ia bermaksud melakukan transaksi dan petugasnya sendiri yang berhalangan. Meski demikian sang teller tetap bersikeras sambil berkata bahwa ini sudah kebijakan dari bank yang tidak bisa diganggu gugat. Kesal terhadap kebijakan yang sedemikian kaku, pria ini melakukan transaksi yaitu dengan menarik seluruh dananya yang ada di bank itu sebesar $ 1.5 juta! Teller ini tidak tahu bahwa pria tersebut adalah John Acres, pimpinan puncak IBM!

Bank tersebut kehilangan nasabah yang sangat besar hanya karena menerapkan kebijakan yang sangat kaku. Kita tahu bahwa setiap perusahaan harus memiliki aturan-aturan yang jelas, namun itu bukan berarti kita harus kehilangan fleksibelitas dalam penerapannya. Jika setiap aturan diterapkan dengan cara yang sedemikian kaku, aturan-aturan tersebut tidak akan menjadikan perusahaan tersebut tambah maju, justru sebaliknya perusahaan tersebut kehilangan peluang atau kesempatan yang sangat berarti.

Jika Anda seorang pemimpin, Anda harus memberikan aturan main yang jelas dalam perusahaan Anda, namun pada saat yang sama Anda harus memiliki sikap lentur dalam menerapkan aturan tersebut. Mengapa harus fleksibel dalam menerapkan peraturan tersebut? Karena kita menghadapi orang-orang yang beragam dengan kepribadian yang beragam dan dengan kasus yang beragam. Buatlah peraturan yang tegas, terapkanlah dengan fleksibel. Dengan cara seperti inilah peraturan yang kita buat bisa memiliki nilai manfaat. Tidak menghambat kemajuan kita sendiri, tapi akan memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan perusahaan.

Peraturan dibuat untuk memajukan perusahaan bukan menghambat kemajuan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: