Mount Gede Trip 6-7 August 2008

Saat aku ditawarin naik G. Gede, ada perasaan membuncah di dada.. I will climb that Mountain again.. And I Will Shout my Son Name…. IMMANUEL… And I Do it…

hehehe… seperti biasanya kalo ditawarin naik gunung pasti prinsipnya aku mau aja… than setelah tau bahwa aku bertugas sebagai backup team… bisa di bayangin gimana beratnya tugas itu… apalagi tau kalau orang orang yang akan naik itu kebanyakan baru pertama kali mendaki gunung gede…. wuuaaaahhh… Help Us God…!!!!

Hari Sabat berangkat jam 9 pagi dari rumah, naik KRL ke bogor… sampe bogor jam 11, nunggu keretanya lama banget boss… di tengah jalan di sms ama Temen suruh ngajar Pathfindernya, yeee.. dah di daerah bogor, jadi minta maaf ga boisa ngajar… sampe bogor trus naik angkot ke arah baranangsiang… sialnya ketipu sama sopir angkot kebawa ke sukasari… tapi tetap cool… secara aku master guide kan… sms Sheila. P buat nyari makanan di bogor.. nga dibales yah udah cari angkot ke arah ciawi trus lanjut naik bis 3/4 ke arah cianjur….

sampai cibidas telpon MG. Eddy R, dan disuruh langsung ke pos pendaftaran… sampai pos jam 12.30 wib… nunggu lama 2,5 jam sampai pasukan tumoutou datang… sempet tidur dulu tuch… hehehe… setelah semua siap, baru berangkat… seperti biasa julian yang pertama cape banget…. pas sampai di Telaga warna dah siap dengan julian kedua… eh.. malah istirahat… balik lagi dech cape nya… lanjut ke curug cibeureum, nice waterfall… i pray in my heart bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk melihat keindahan dan kemegahan alam ciptaanNya. kami tutup sabat disana, setelah makan kami lanjutkan perjalanan menuju Air Panas… lewat sedikit dari air terjun, mulailah pencobaan datang… pdt. M. Palar sakit kakinya… karena jarang hiking dengan beban di pundak, aku putuskan untuk membawa sebagian beban dari Pdt. Michael. beruntung persiapan untuk P3K lumayan lengkap plus tambahan dokter Alvin Rantung yang sigap menangani dan merawat yang sakit. karena tambahan beban, aku berjalan dengan pelan… sampai di Pos Air Panas, aku beristirahat dengan matras dan slepping bag, karena aku nda mau kedinginan…sempat ditertawakan karena cuma aku yang membawa perlengkapan tidur… tapi aku cuek aja..toh untuk aku sendiri… 30 menit istirahat cukup untuk perjalanan selanjutnya, melewati air panas dan langsung ke arah kandang badak. dengan beberapa kali istirahat dan ada yang sudah letih, maka teruskan perjalanan kami sampai kandang badak pukul 12 malam.

Sesampai di kandang badak kami bertemu dengan Pathfinder dari GMAHK Rawamangun yang juga berencana mendaki gunung gede. karena persahabatan kami sudah erat jadi kami saling melemparkan candaan2 yang membuat kami sedikit terhibur… setelah makan sebungkus indomie, aku langsung ganti baju kering dan memakai sweater masuk ke sleepingbag ku untuk tidur.. aku nga boleh sia-siakan waktu istirahatku.

Jam 2 pagi kami bersiap berangkat ke arah puncak gede… jalan tanpa pemanasan dengan udara yang lembab membuat aku kesulitan mengatur nafas dan langkahku… aku tertinggal di belakang bersama MG. DAMAR, karena aku tau Damar harus bersama rombongan, aku meminta Mg. damar untuk meninggalkan aku di belakang, sampai akhirnya aku dapat menyusul kelompok terakhir sebelum tanjakan rante/setan.

Di tanjakan setan inilah kami harus berkonsentrasi dan waspada… dengan pertolongan Tuhan kami semua berhasil melewati tanjakan tersebut. lalu kami mendaki dengan perlahan karena memang jalur tersebut lumayan berat.

Pada Pukul 5.30 pagi hari minggu kami semua tiba d puncak Gunung Gede… betapa semua rasa lelah itu hilang seketika berganti dengan rasa puas yang luar biasa karena kami sempat melihat Sunrise di puncak gunung. setelah puas melihat dan berfoto akhirnya kami renungan pagi di atas puncak dan setelah itu kami lanjutkan perjalanan ke arah menara… disini banyak anggota yang down.. karena berpikir puncaknya itu sudah mereka lewati ternyata yang di sebut puncak itu adalah sebuah menara 15 menit dari tempat pertama kita melihat sunrise.

Pelantikan Master Guide yang Pertama di Puncak Gede adalah yang pertama kali di konfrens DKI Jakarta, betapa membanggakan menjadi bagian dari itu… tapi ada tantangan ke depan yang harus dilewati… seperti tantangan mendaki… apakah kita akan sampai puncak atau hanya sampai pertengahan atau awal saja dalam membina adik2 di club pathfinder dan adventure…????

perjalanan Turun mempunyai keunikan sendiri, karena tantangannya ternyata lebih besar, karena sudah cape kita kurang konsentrasi sehingga beberapa kali kaki ini terkilir namun tidak parah… aku salut sama salah satu bapa2 yang dari naik sudah cedera kaki tapi punya semangat dan gengsi yang tinggi sehingga nda mau dibantu untuk sharing bebannya… dan ternyata bapa tersebut konsekwen dengan keputusannya dan sampai dengan selamat di bawah. walaupun dengan sisa sisa tenaga terakhirnya, dia bisa sampai kembali di pos pendaftaran G. Gede.

Dalam Angkot menuju Villa, aku berdua dengan damar berangan angan betapa enaknya kalau bisa makan nasi panas, sayur asem plus gurame goreng dengan sambel bajak… nyammm… nyamm…nyamm… plus tempe goreng, lalap dan empal goreng…. ternyata…. angan2 itu menjadi kenyataan… hehehehe… mantapppp…!!!!!

pukul 20.30 wib kami berangkat menuju jakarta, membawa semua kenangan indah mendaki gunung gede, next time I will climb up the mountain with my wings with my son… I dreams…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: